ILMU TEKNIK : Pengertian, Fungsi dan Jenis-Jenis Alat Berat dalam Pengerjaan Teknik Sipil


Alat Berat atau Heavy Equipment, adalah alat bantu yang di gunakan oleh manusia    untuk mengerjakan pekerjaan yang berat / susah untuk di kerjakan dengan tenaga manusia / membantu manusia dalam mengerjakan pekerjaan yang berat. misal untuk membuat sebuah danau, manusia menggunakan alat berat untuk mengerjakannya.

Penggunaan alat-alat berat yang kurang tepat dengan kondisi dan situasi lapangan pekerjaan akan berpengaruh berupa kerugian antara lain rendahnya produksi, tidak tercapainya jadwal/target yang telah ditentukan, atau kerugian biaya repair yang tidak semestinya.

Oleh karena itu sebelum menentukan type dan jumlah peralatan dan attachmetnya, sebaiknya kita fahami lebih dahulu fungsi dan aplikasinya.

Selain Faktor ini biasanya pihak executive di sebuah perusahaan alat berat, sangat memikirkan mengenai spare part dan kecepatan dalam perbaikan unit untuk mereduce down time unit saat sedang rusak. namun hal - hal seperti ini biasanya di pikirkan sejak awal oleh si pembeli dan si penyuply saat investasi unit di awal.

(Source : pinterest.com)


Macam-macam Alat berat dan Fungsinya :

Eksistensi alat berat dalam proyek-proyek dewasa ini baik proyek konstruksi maupun proyek manufaktur sangatlah penting guna menunjang Pemerintah baik dalam pembangunan infastruktur maupun dalam eksplore hasil-hasil tambang, misalnya semen dan batubara. Keuntungan-keuntungan dengan menggunakan alat-alat berat antara lain waktu yang sangat cepat, tenaga yang besar dan nilai-nilai ekonomis. Penggunaan alat berat yang kurang tepat dengan kondisi dan situasi lapangan pekerjaan akan berpengaruh berupa kerugian antara lain rendahnya produksi, tidak tercapainya jadwal atau target yang telah ditentukan atau kerugian biaya perbaikan yang tidak semestinya. Oleh karena itu, sebelum menentukan tipe dan jumlah peralatan dan attachmentnya sebaiknya dipahami terlebih dahulu fungsi dan aplikasinya.

Berikut macam-macam alat berat beserta fungsinya, agar dapat di pahami dalam penggunaannya.

Pengertian Alat-alat berat

Alat-alat berat merupakan alat yang digunakan  untuk  membantu manusia dalam melakukan pekerjaan    pembangunan   suatu  struktur  bangunan. Alat berat merupakan faktor  penting  didalam  proyek,  terutama  proyek proyek  konstruksi maupun  pertambangan  dan  kegiatan  lainnya dengan skala yang besar  Tujuan dari penggunaan alat – alat  berat tersebut adalah untuk memudahkan manusia dalam  mengerjakan pekerjaannya, sehingga hasil  yang  diharapkan dapat tercapai dengan lebih mudah dengan waktu yang relatif lebih singkat.

a.       Alat Pengolah Lahan

Kondisi lahan proyek  kadang-kadang  masih  merupakan  lahan asli yang harus dipersiapkan sebelum lahan tersebut  mulai  diolah. Jika pada lahan masih terdapat  semak  atau  pepohonan  maka  pembukaan   lahan   dapat    dilakukan  dengan   menggunakan  dozer.  Untuk   pengangkatan  lapisan   tanah     paling    atas    dapat    digunakan    scraper.   Sedangkan    untuk  pembentukan  permukaan  supaya rata selain dozer dapat digunakan juga motor grader.

      Bulldozer   dapat  dibedakan  menjadi   dua  yakni  menggunakan  roda kelabang (Crawler Tractor Dozer) dan Buldoser yang menggunakan roda karet (Wheel Tractor Dozer). Pada dasarnya Buldoser  menggunakan traktor sebagai tempat  dudukan  penggerak utama, tetapi lazimnya traktor tersebut   dilengkapi   dengan   sudut   sehingga   dapat  berfungsi  sebagai   Buldozer   yang  bisa  untuk menggusur tanah.

         Buldoser   digunakan  sebagai   alat   pendorong   tanah   lurus ke dapan maupun ke samping, tergantung ada  sumbu  kendaraannya.  Untuk   pekerjaan di rawa digunakan jenis Buldoser khusus  yang  disebut  Swamp Bulldozer.

b. Alat Penggali

Jenis   alat    ini   dikenal    jga   dengan   istilah  excavator. Beberapa  alat   berat   digunakan   untuk   menggali  tanah   dan  batuan.  Yang   termasuk didalam kategori ini adalah front shovel, backhoe, dragline, dan clamshell.

c.       Alat Pengangkut Material

Crane  termasuk  di  dalam  kategori  alat   pengangkut   material,   karena  alat   ini   dapat    mengangkut    material   secara    vertical  dan kemudian   memindahkannya   secara   horizontal   pada   jara   jangkau   yang  relatif kecil. Untuk pengangkutan  material  lepas  (loose material)  dengan  jarak  tempuh  yang  relatif   jauh, alat  yang digunakan  dapat  berupa belt, truck dan wagon.

Alat-alat ini  memerlukan  alat  lain  yang  membantu memuat  material  ke dalamnya.

d.        Alat Pemindahan Material

Yang   termasuk    dalam   kategori   ini   adalah   alat  yang biasanya tidak  digunakan  sebagai  alat transportasi tetapi digunakan untuk memindahkan material  dari   satu   alat  ke  alat  yang  lain.  Loader   dan   dozer   adalah  alat pemindahan material.

e. Alat Pemadat

Pemadatan   tanah   secara  mekanis    umumnya   dilakukan    dengan   menggunakan mesin penggilas (Roller); klasifikasi Roller yang dikenal antara lain adalah

 1). Berdasarkan   cara  geraknya ;  ada  yang bergerak sendiri, tapi ada

juga yang di tarik dengan traktor.

 2). Berdasarkan  bahan  roda  penggilasnya, ada yang terbuat dari baja

(SteelWheel) dan ada yang terbuat dari karet (pneumatic).

3). Dilihat  dari  bentuk  permukaan  roda; ada yang punya permukaan  halus (plain), bersegmen, berbentuk grid, berbentuk kaki domba, dan sebagainya.

4). Dilihat  dari  susunan  roda  gilasnya ; ada  yang  dengan  roda  tiga(Three Wheel), roda dua (Tandem Roller), dan Three Axle TandemRoller. Alat pemadat yang menggunakan penggetar (vibrator).

f. Alat Pemroses Material

Alat   ini  dipakai   untuk   mengubah batuan dan mineral alam menjadi suatu  bentuk  dan  ukuran yang diinginkan. Hasil dari alat ini misalnya adalah batuan  bergradasi,  semen,  beton,  dan  aspal. Yang termasuk didalam alat ini adalah  crusher  dan  concrete  mixer   truck.   Alat   yang   dapat   mencampur material-material di atas juga dikategorikan ke dalam  alat  pemroses  material seperti concretebatch plant dan asphalt mixing plant.

g. Alat Penempatan Akhir Material

Alat    digolongkan   pada   kategori  ini  karena  fungsinya yaitu untuk menempatkan   material   pada   tempat   yang  telah ditentukan. Ditempat atau lokasi   ini  material  disebarkan  secara  merata  dan dipadatkan sesuai dengan spesifikasi yang  telah ditentukan. Yang termasuk di dalam kategori ini adalah concrete spreader, asphalt paver, motor grader, dan alat pemadat.

Klasifikasi operasional Alat Berat

Alat-alat   berat dalam  pengoperasiannya  dapat  dipindahkan dari satu tempat  ke  tempat  lain  atau tidak  dapat digerakan atau statis. Jadi klasifikasi alat berdasarkan pergerakannya dapat dibagi atas berikut ini :

Alat dengan Penggerak

Alat   penggerak   merupakan   bagian   dari   alat   berat   yang menerjemahkan   hasil   dari   mesin  menjadi  kerja. Bentuk dari alat penggerak   adalah    crawler   atau   roda    kelabang   dan  ban karet. Sedangkan belt merupakan alat penggerak pada conveyor belt.

Alat Statis

Yang   termasuk   dalam   kategori    ini   adalah    towercrane, batching    plant,  baik untuk beton maupun untuk aspal serta crusher plant.  Crane   (alat pengangkat)    jenisnya   ada   bermacam-macam :   Crane gelegar,   crane  kolom   putar,  crane  putar,  crane portal, crane menara, crane kabel,   dan   mobil   crane.   Beberapa   jenis   Crane banyak digunakan dalam proyek-proyek   bangunan   sipil   yang    berkaitan  dengan pemindahan tanah adalah mobile crane, sebab craneini dapat dengan mudah dipindah-pindahkan, karena pekerjaan pemindahan tanah secara mekanis  membutuhkan mobilitas alat yang relatif tinggi

Fungsi alat berat

Dirancang   untuk    melakukan  berbagai   aplikasi   kehutanan dengan konfigurasi  Log Loader, Harvester /Processor, dan Road Builder.Backhoe Loader   merupakan gabungan dari dua alat berat yang berbeda fungsinya.Bagian depan   dilengkapi  dengan bucket dan berfungsi sebagaimana loader dan bagian belakang dilengkapi dengan perlengkapan yang sama dengan yang digunakan pada excavator.

 Alat   penggali   sering   juga disebut Excavator; ada dua tipe Excavator yaitu:

Excavator yang berjalan  menggunakan  roda kelabang / track shoe (Crawler Excavator) dan,

 Excavator yang menggunakan ban (Wheel Excavator). Excavator digunakan untuk pekerjaan-pekerjaan.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "ILMU TEKNIK : Pengertian, Fungsi dan Jenis-Jenis Alat Berat dalam Pengerjaan Teknik Sipil"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel